*🌷Faedah Hadits Ringkas*
🍃Silsilah Hafalan Hadits Pilihan Ke-1 dan Ke-2 : Mengikhlashkan hidup beribadah untuk Allah Ta'ala dan mentauladani Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam
✅Hadits ke-1 : Dari Amirul Mu'minin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khoththob rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ
“Sesungguhnya setiap 'amalan tergantung pada niatnya. Dan bahwasanya setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrohnya karena Allah dan Rosul-Nya, maka hijrohnya untuk Allah dan Rosul-Nya. Dan Barang siapa yang hijrohnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrohnya kepada yang dia tuju.” (Muttafaqun 'Alaihi)
✅Hadits ke-2 : Dari 'Aisyah Rodhilallahu 'anhaa, Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan agama kami ini yang bukan berasal darinya, maka perkara tersebut tertolak"
✅Dalam riwayat yang lain Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa melakukan suatu 'amalan yang bukan berasal dari kami, maka 'amalan tersebut tertolak” (Muttafaqun 'alaihi)
✏ Berkata Syaikh As-Sa'diy Rohimahullah :
هذان الحديثان العظيمان يدخل فيهما الدين كله، أصوله وفروعه، ظاهره وباطنه. فحديث عمر ميزان للأعمال الباطنة، وحديث عائشة ميزان الأعمال الظاهرة.
" Ini adalah dua hadits yang agung yang mencakup didalamnya agama seluruhnya, baik yang pokok maupun cabangnya, baik lahir maupun bathinnya, adapun hadits 'Amirul mu'minim 'Umar rodhiallahu 'anhu adalah timbangan untuk 'amal-'amal bathin sedangkan hadits 'Aisyah rodhiallahu 'anhaa adalah timbangan untuk 'amal-'amal lahir ,
ففيهما الإخلاص للمعبود، والمتابعة للرسول اللذان هما شرط لكل قول وعمل، ظاهر وباطن. فمن أخلص أعماله لله متبعاً في ذلك رسول الله صلّى الله عليه وسلم فهذا الذي عمله مقبول. ومن فقد الأمرين أو أحدهما فعمله مردود، داخل في قول الله تعالى: {وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاء مَّنثُورًا} [الفرقان:٢٣]
" Didalam kedua hadits ini terkandung perintah ikhlash beribadah untuk Allah semata dan pengikutan kepada Rosul Shollallahu 'alahi Wasallam dimana yang keduanya merupakan syarat (sah) untuk setiap ucapan dan 'amalan yang nampak maupun yang tersembunyi, Dan barang siapa yang mengikhlashkan 'amalnya untuk Allah semata dalam keadaan mengikuti rosul shollallahu 'alaihi wasallam maka inilah yang diterima 'amalannya, barang siapa yang luput dari keduanya atau salah satunya maka 'amalannya tertolak, maka dia termasuk dalam firman Allah Ta'ala :
وَقَدِمْنَاۤ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنٰهُ هَبَآءً مَّنْثُوْرًا
"Dan Kami akan perlihatkan segala 'amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan 'amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan."
(QS. Al-Furqon 25: Ayat 23)
✏ Catatan makna niat yang ikhlash :
أما النية: فهي القصد للعمل تقرباً إلى الله، وطلباً لمرضاته وثوابه.
" Adapun niat adalah keinginan untuk ber'amal dalam rangka pendekatan diri kepada Allah Ta'ala, dan mencari keridho'a-Nya serta pahala dari-Nya.
✏Makna Bid'ah :
كل اعتقاد او عمل او لفظ احدث بعد موت النبي صلى الله عليه و السلم بنية التعبد و التقرب الى الله تعالى ولم يدل الدليد من الكتاب ولا من السنة ولا من فعل السلف.
" Bid'ah adalah setiap keyaqinan atau 'amalan atau lafadz yang diada-adakan setelah meninggalnya rosul shollallahu 'alaihi wasallam yang dilakukan dengan niat ibadah dan pendekatan diri pada Allah Ta'ala, yang tidak ada dalil dari kitab dan sunnah serta perbuatan para salafush sholih"
📚 Admin Pondok Yatim non Yatim Annashihah Cepu Dikutip dari Bahjatul Qulubil Abror Syaikh As-sa'diy Rohimahullah.
🔗http://annashihahcepu.com
🌎Channel telegram : https://t.me/pesantren_salaf_online