🏡🌹 *KEBERKAHAN DOA SEBELUM BERHUBUNGAN SUAMI ISTRI*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👉🏻 Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا
•• Dari Ibnu Abbas –semoga Allah meridhainya- ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
*"Kalau seandainya salah seorang dari mereka ingin mendatangi istrinya (untuk berhubungan suami istri) kemudian mengucapkan:*
BISMILLAH, ALLAAHUMMA JANNIBNASY SYAITHAN WA JANNIBISY SYAITHAAN MAA ROZAQTANAA
_(Ya Allah, jauhkanlah syaithan dari kami dan jauhkanlah syaithan dari (anak) yang Engkau berikan rezeki kepada kami)_
*Jika ditakdirkan terlahir anak dari hubungan itu, Syaithan tidak akan memudharatkannya selamanya."*
(H.R. al-Bukhari dan Muslim)
••••
📍 Ada beberapa penafsiran para Ulama tentang makna _“syaithan tidak akan memudharatkannya selamanya”._ Namun mereka sepakat bahwasanya maksudnya bukanlah anak tersebut akan terjaga dari berbagai dosa. Tetap saja manusia itu tidak akan ma’shum.
√ Beberapa penafsiran para Ulama itu di antaranya:
1⃣ Pertama: Anak itu tidak akan menjadi kafir. Ini penafsiran dari ad-Daawudiy.
2⃣. Kedua: Saat lahir, perutnya tidak akan ditusuk oleh Syaithan.
3⃣. Ketiga: Tidak akan pernah kerasukan syaithan (kesurupan).
4⃣. Keempat: Syaithan tidak akan bisa menyesatkannya dari jalan kebenaran.
✓ Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِين
_"Sesungguhnya para hamba-Ku, engkau (wahai Iblis) tidak akan memiliki kekuasaan (untuk menyimpangkan mereka) kecuali orang-orang sesat yang mengikutimu."_
(Q.S al-Hijr ayat 42)
☝🏻 Pendapat terakhir ini dikuatkan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dan Syaikh Muhammad bin Ali bin Adam al-Ityuubiy dalam syarh Shahih Muslim.
Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
http://t.me/syarhussunnahlinnisa
No comments:
Post a Comment