🌏 HIKMAH DI BALIK MUSIBAH
Rasulullah telah memberitakan keadaan dan sikap seorang muslim dalam keadaan senang dan susah.
Dari Shuhaib, Rasulullah bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَان خَيْرًا لَهُ
"Alangkah menakjubkan keadaan seorang mukmin. Sesungguhnya setiap urusannya merupakan kebaikan dan hal tersebut tidaklah ada selain pada seorang mukmin. Jika dia mendapatkan kesenangan dia pun bersyukur, dan itu adalah kebaikan baginya. Ketika mendapatkan kesulitan, dia pun bersabar dan itu pun kebaikan baginya.”
(HR. Muslim no. 2999)
Oleh karena itu, asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab menyebutkan dua hal tersebut di antara tanda kebahagiaan seseorang.
Beliau berkata, “Saya meminta kepada Allah, Rabb Arsy yang agung, agar senantiasa mencintai dan memberi taufik kepada Anda di dunia dan akhirat serta menjadikan Anda sebagai orang yang diberkahi di mana pun Anda berada serta menjadikan Anda sebagai orang yang jika diberi nikmat dia bersyukur, jika tertimpa musibah dia bersabar, dan jika terjatuh dalam dosa dia meminta ampunan, karena ketiganya adalah tanda kebahagiaan seseorang.”
(Lihat al-Qawaidul Arba’)
No comments:
Post a Comment