☝️🏽🔥⚡️⚡YA ALLAH, ️ASKARI BENAR-BENAR
TUKANG FITNAH KEJI DARI KALANGAN PENTOLAN MUSHA'FIQAH MAKIR-PENDUSTA‼️
(Pembelaan Terhadap Kepala Markaz Dakwah & Bimbingan Cabang Madinah, Fadhilatusy Syaikh Bandar bin Sulaiman al-Khaibary)¹
Askari Membalik Kaidah Syariat
🔥14 Sya'ban 1440 H - 18 April 2019²
Dalam Muhadharahnya berjudul Embrio Haddadiyah seri ke-4 Askari melemparkan tuduhan-tuduhan keji bahwa dakwah para ulama kita telah diberhentikan (oleh pemerintah Arab Saudi) bahkan dengan penuh sentimen yang sangat tendensius dia mencibir sinis:
"Terangkan ada apa dengan Bandar al-Khaibary? Jelaskan keadaannya sekarang seperti apa?"
(Embrio Haddadiyah ke-4, Abu Muawiyah Askari)³
Bukankah anda yang melemparkan dan menyebarluaskan tuduhan-tuduhan yang sangat tendensius terhadap mereka?! Lalu kenapa orang-orang yang Anda musuhi yang Anda tuntut untuk menerangkan dan menjelaskan (benarnya) tuduhan Anda?!
Apakah Anda hendak berkura-kura dalam perahu dari bimbingan manusia terbaik Ar-Rasul Shalallahu 'alaihi wa sallam:
البَيِّنَةُ عَلَى الْمُدَّعِي
"Bukti harus didatangkan oleh penuduh"
Ataukah fitnah ini benar-benar telah memangkas habis akal sehat si penuduh ini sehingga dia memilih menjungkirbalikkan kaidah syariah "bukti bagi si penuduh" dengan menyuruh lawannya untuk membawakan bukti keterangan/penjelasan akan benarnya tuduhan dia?!
Jika memang benar para ulama yang Anda tuduh tersebut telah diberhentikan dan dilarang berdakwah oleh pemerintah Arab Saudi, lalu apa yang menghalangi Anda untuk menyertakan bukti klaim tuduhan anda?
Bukankah ilmu itu sebelum berkata dan beramal wahai Askari?!
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ.
"Cukuplah seseorang dianggap berdusta dengan dia menceritakan semua yang dia dengar."
✅2 Sya'ban 1440H - 8 April 2019
Nukilan:
02/شعبان/1440
قام فضيلة مدير عام فرع الوزارة بمنطقة المدينة المنورة الشيخ قيس بن عبدالحميد المعيقلي، بزيارة لمستشفى الأمير سلطان للقوات المسلحة بالمدينة المنورة، يرافقة مدير مركز الدعوة والإرشاد الشيخ بندر الخيبري، وكان في استقبالهم مدير عام المستشفى اللواء الدكتور عايض بن محمد الدوسري.
Direktur Umum Cabang Kementerian di Madinah asy-Syaikh Qais bin Abdul Hamid Al-Muaiqili mengunjungi Rumah Sakit Militer Pangeran Sultan di Madinah, disertai oleh Kepala Markaz Dakwah dan Bimbingan asy-Syaikh Bandar Al-Khaibari yang diterima oleh Direktur Umum Rumah Sakit Militer, Mayor Jenderal Dokter Ayid bin Muhammad ad-Dausari.
https://www.moia.gov.sa/AboutMinistry/Branches/Madinah/News/Pages/NewsDetails.aspx?ID=1921
Dari berita situs resmi pemerintah Arab Saudi pada 12 hari yang lalu jelas-jelas masih tertulis jabatan Asy-Syaikh Bandar al-Khaibary sebagai مدير مركز الدعوة والإرشاد
(Kepala Markas Dakwah dan Bimbingan)
Lalu bagaimana mungkin Musha'fiqah tiba-tiba menampilkan dirinya seakan-akan merekalah yang berkuasa, menjadi pihak berwenang di negara Arab Saudi yang memiliki otoritas resmi, kemudian secara sepihak mencopot salah satu pejabatnya yang menjadi Kepala Markaz Dakwah di lingkup Kementerian Cabang Madinah dan memberinya gelar sebagai SI DUNGU?!
Aduhai, apakah Musha'fiqah tidak menyadari mereka telah bersikap zhalim & sewenang-wenang lagi sok berkuasa di negeri Saudi semacam ini adalah sikap yang mencocoki manhaj Khawarij justru di saat mereka menuduh Asy-Syaikh Rabi' bermanhaj Khawarij?!
#Khawarij_teriak_Khawarij❓
Maka renungkanlah wahai orang-orang Musha'fiqah yang masih tersisa akal sehatnya.
🔑Catatan kaki:
(1) https://t.me/tp_alhaq/3584
(2) Sesuai data converter penanggalan Hijri to Gregorian (dan sebaliknya) pada situs https://www.islamicity.org/hijri-gregorian-converter/?AspxAutoDetectCookieSupport=1# nampak bahwa tanggal 18 April 2019 bertarikh Hijriyah 12 Sya'ban 1440, berbeda dengan yang tertulis pada Muhadharah Askari, 14 Sya'ban 1440. Allahu a'lam.
(3) Bukti audio tuduhan-tuduhan kejinya dan tuntutan kepada lawannya untuk menjelaskan -benarnya- tuduhan-tuduhan keji yang dilontarkannya silakan simak pada link berikut:
https://t.me/tp_alhaq/4416
☝️🔥⚡️⚡️YA ALLAH, ASKARI BENAR-BENAR TUKANG FITNAH KEJI DARI KALANGAN PENTOLAN MUSHA'FIQAH MAKIR-PENDUSTA (2)‼️
(Pembelaan Terhadap Asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah)
⚠️Askari Sang Pakar Penjual Kabar Burung (baca: Pakar Desas-Desus)
🔥14 Sya'ban 1440 H - 18 April 2019
Dalam Muhadharahnya berjudul Embrio Haddadiyah seri ke-4 Askari melemparkan tuduhan-tuduhan keji bahwa dakwah para ulama kita telah diberhentikan (oleh pemerintah Arab Saudi) bahkan dengan penuh sentimen yang sangat tendensius dia mencibir sinis:
🎙 https://bit.ly/2IHC6Yb
"Ya, tolong terangkan kenapa pelajaran-pelajaran Syaikh Abdullah Bukhari itu
dihentikan?! Tolong terangkan!! Jelaskanlah kepada umat! Biasanya kalian paling banyak infonya, lha kenapa sekarang diam?! Setiap ditanya ndak tahu. Na'am.
Terangkan ada apa dengan Bandar al-Khaibary? Jelaskan keadaannya sekarang seperti apa?"
(Embrio Haddadiyah ke-4, Abu Muawiyah Askari)
Bukankah anda yang melemparkan dan menyebarluaskan tuduhan-tuduhan yang sangat tendensius terhadap mereka?! Lalu kenapa orang-orang yang Anda musuhi yang Anda tuntut untuk menerangkan dan menjelaskan (benarnya) tuduhan Anda?!
Jika memang anda memiliki modal dalam melemparkan tuduhan, kenapa anda tidak menjelaskan tuduhan-tuduhan anda dengan paparan bukti dan hujjah yang ilmiyah sebagaimana kebiasaan anda TEMPO DULU sebelum berubah?!
Apakah Anda hendak berkura-kura dalam perahu dari bimbingan manusia terbaik Ar-Rasul Shalallahu 'alaihi wa sallam:
البَيِّنَةُ عَلَى الْمُدَّعِي
"Bukti harus didatangkan oleh penuduh"
Ataukah fitnah ini benar-benar telah menggunduli habis akal sehat Ustadz Askari ini sehingga dia memilih menjungkirbalikkan kaidah syariah "bukti bagi si penuduh" dengan menyuruh lawannya untuk membawakan bukti keterangan/penjelasan akan benarnya tuduhan dia?!
Tetapi agar pembaca mendapatkan kepuasan ilmiyah untuk membuktikan bahwa Musha'fiqah benar-benar Sha'afiqah sejati yang tidak memiliki modal ilmu "untuk berjualan di pasar" dalam menuduh dan merobek-robek kehormatan para ulama Ahlussunnah kecuali menjual kabar burung dan desas-desus maka silakan simak paparan berikut ini.
Nukilan:
Asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah menghentikan pelajaran-pelajaran (majelis ilmu) beliau sebagaimana yang biasa beliau lakukan setiap tahun, demikian juga hal itu dilakukan oleh masyayikh yang lain.
Setiap tahun hal itu terjadi sebabnya karena adanya ujian mahasiswa.
Tetapi ada pertanyaan yang saya menantang orang-orang yang gegar otak, dungu, dan hina para fanatikus si penuduh zina tanpa saksi Muhammad bin Hadi agar mereka menjawabnya, terkhusus dedengkot mereka yang merupakan jongos yang disusupkan yaitu si dungu dari Jazan:
👉 Mana pelajaran-pelajaran Muhammad bin Hadi?!!
👉 Mengapa pelajaran-pelajarannya berhenti sejak sekian lama?!!
👉 Alangkah baiknya mereka mengabarkan kepada kita –terkhusus mereka dengan kecerdasan mereka bisa mengungkap organisasi rahasia yang tidak mampu diungkap oleh aparat intelijen– mengapa pelajaran-pelajarannya tersebut dihentikan?!!
👉 Apa sebabnya?!!
Jika mereka menjawab –dan saya kira mereka tidak akan melakukannya– mereka akan terjatuh pada sekian banyak dilema yang tidak ada solusinya kecuali dengan bertaubat dan kembali kepada Allah.
✒️ Abul Bara' bin Ibrahim hafizhahullah
https://t.me/jujurlahselamanya/1126
-selesai penukilan-
☝️🔥 Cukuplah bagi kita sekalian ayat al-Qur'an yang menyingkap hakekat pentolan Musha'fiqah Askari yang keadaannya sekarang hanyalah berkutat sebagai 🎙💨penjual kabar burung yang menunjukkan telah sangat parahnya keadaan dirinya sebagai seorang pendusta jelek:
إِذْ تَلَقَّوْنَهُ بِأَلْسِنَتِكُمْ وَتَقُولُونَ بِأَفْوَاهِكُمْ مَا لَيْسَ لَكُمْ بِهِ عِلْمٌ وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ (١٥
“(ingatlah) di waktu kamu menerima berita #bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (QS. An Nuur: 15)
وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ“
Dan jauhilah perkataan-perkataan dusta”.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ.
"Cukuplah seseorang dianggap berdusta dengan dia menceritakan semua yang dia dengar."
Apakah Askari tidak ingat bahwa ayat Allah Ta’ala di bawah ini tidak dikecualikan jika pelakunya adalah Askari?
هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ
ٍ“yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah”
Dan terakhir untuk menyingkap #kedok #Askari sebagai seorang #pendusta:
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَى مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ (٢٢١)تَنَزَّلُ عَلَى كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ (٢٢٢)يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ (٢٢٣)
"Apakah akan aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun? Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa. Mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta" (QS. Asy Syu’araa:221-223)
Wallahul musta'an.
#askari_akmal_muhammad_bin_hadi #shaafiqah_sejati #penjual_kabar_burung #pakar_desas_desus #pendusta_jelek
No comments:
Post a Comment