*🔥 BAGAIMANA MENYIKAPI ORANG YANG TIDAK JELAS SIKAPNYA TERHADAP FITNAH MUHAMMAD BIN HADI? 🔥*
🎙 Asy-Syaikh Ali bin Husain al-Hudzaifi hafizhahullah
🛑 Pertanyaan: Bagaimana cara kita menyikapi orang-orang yang diam dalam fitnah Muhammad bin Hadi, dalam keadaan mereka ini aktif berdakwah di suatu daerah, dan diamnya mereka ini akan membuat bingung orang-orang awam?
Semoga Allah selalu menjaga Anda.
✅ Jawaban: Demi Allah, tidak boleh mendiamkan tuduhan sebagai Sha'afiqah terhadap orang-orang yang memiliki keutamaan, ini haram. (Dalam hadits disebutkan): "Barangsiapa diantara kalian melihat kemungkaran maka hendaklah dia mengubahnya dengan tangannya..."
Wajib atas seorang muslim untuk memiliki sikap yang jelas terhadap kebatilan. Wajib untuk berlepas diri dengan mengatakan misalnya, "Saya berlepas diri kepada Allah dari vonis sesat terhadap para ikhwah, saya bersama para ulama, dan ikhwah tersebut menurut saya tidak bersalah sampai terbukti tuduhan terhadap mereka dan terbukti penyimpangan mereka."
Adapun dengan engkau membiarkan manusia dalam keadaan seperti ini maka ini tidak boleh, demi Allah.
Tidaklah ikhwah begitu mudah terjatuh ke dalam fitnah kecuali dengan sebab sikap basa-basi seperti ini. Kita wajib untuk bertakwa kepada Allah dan memiliki sikap yang jelas.
Jika manusia memiliki sikap yang jelas dalam fitnah maka fitnah tersebut akan cepat berakhir. Adapun jika ikhwah hanya diam dan bersikap basa-basi maka fitnah tersebut akan meluas dan membakar sekian banyak orang.
Maka kita wajib bertakwa kepada Allah, tidak boleh bagi ikhwah untuk diam. Pilihannya adalah dengan engkau mengatakan bahwa engkau bersama mereka, atau engkau menjelaskan sikapmu dengan mengatakan, "Saya mengingkarinya."
Jelaskan sikapmu di majelis, atau di mimbar, atau di whatsapp, atau media yang lainnya. Katakan: "Saya tidak bersama si fulan, saya bersama para ulama."
Barakallah fiik.
https://a.top4top.net/m_1191orfaf1.mp3
🖥 Sumber = https://t.me/chohab_mohrika/3102
No comments:
Post a Comment