Sunday, January 24, 2021

khusyu'

.

📚📝  *KHUSYU' - URGENSI DAN PENGARUHNYA

Sungguh, berbagai masalah yang menimpa banyak orang seperti : *hati yang keras, mata yang kering dari tangisan, dan hilangnya nilai-nilai tadabbur; itu semua disebabkan oleh kotoran yang menutupi hati-hati kita, sehingga keadaan itu juga turut menyertai kita tatkala melaksanakan ibadah.* 

Dan *kondisi hati* tidak akan bisa kembali menjadi baik seperti sedia kala kecuali apabila hati tersebut dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel padanya. Lihatlah pada pernyataan *Amirul Mu'minin 'Utsman bin 'Affan rodhiyallahu 'anhu* tatkala beliau turut meletakkan tangannya (memberikan penjelasan) untuk mendeteksi penyakit yang merupakan sumber masalah ini, 

▪️ beliau mengatakan, 

لَوْ طَهُرَتْ قُلُوبُكُمْ ما شَبِعْتُمْ مِن كَلامِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ 

_"Seandainya hati kalian bersih, maka kalian tak akan pernah merasa puas dengan Al-Quran."_
  (Az-Zuhd, hlm. 106, karya Imam Ahmad) 

Khusyu' yang sebenarnya diistilahkan oleh *Imam Ibnul Qoyyim* dengan kekhusyu'an iman, yang diartikan oleh beliau sebagai, 

خُشُوْعُ الْقَلْبِ لِلَّهِ بِالتَّعْظِيْمِ وَالْإِجْلَالِ وَالْوَقَارِ وَالْمَهَابَةِ وَالْحَيَاءِ فَيَنْكَسِرُ الْقَلْبُ لِلَّهِ كَسْرَةً مُمْتَلِئَةً مِنَ الْوَجَلِ وَالْخَجَلِ وَالْحُبِّ وَالْحَيَاءِ وَشُهُوْدِ نِعَمِ اللَّهِ وَجِنَايَاتِهِ هُوَ فَيَخْشَعُ الْقَلْبُ لَا مَحَالَةَ فَيَتْبَعُهُ خُشُوْعُ الْجَوَارِحِ

*"Khusyu'nya hati kepada Allah dengan beriring sikap pengagungan, penghormatan, memuliakan, dan malu kepada-Nya, sehingga hati pun luluh di hadapan Allah dalam kondisi terisi penuh dengan rasa takut, cinta, dan malu kepada Allah.*
*Hati itu benar-benar melihat banyaknya ni'mat Allah yang ada padanya, namun dia sadar begitu banyak perbuatan jahat yang dia lakukan, maka menjadi khusyu' hatinya lalu diiringi dengan tenangnya anggota badan."* 
 (Ar-Ruh, hlm. 232)

Di antara bukti yang menunjukkan sangat pentingnya kekhusyu'an ialah khusyu' merupakan sebab terpenting diterimanya ibadah sholat, yang mana sholat merupakan rukun agama yang paling besar setelah dua kalimat syahadat. Dalam kitab Sunan, dari *Nabi Muhammad ﷺ*, 

• beliau shollallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إنّ العَبْدَ لَيَنْصَرِفُ مِن صَلاتِهِ ولَمْ يُكْتَبْ لَهُ مِنها إلّا نِصْفُها إلّا ثُلُثُها إلّا رُبْعُها إلّا خُمْسُها إلّا سُدْسُها إلّا سُبْعُها إلّا ثُمُنُها إلّا تُسْعُها إلّا عُشْرُها

_*"Sesungguhnya ada seseorang yang selesai dari mengerjakan sholat, namun ia tidak mendapatkan pahala melainkan hanya setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya, atau seperlimanya, atau seperenamnya, atau sepertujuhnya, atau seperdelapannya, atau sepersembilannya, atau hanya sepersepuluhnya."*_

HASAN (Tahqiq Kitab al-Iman karya *Ibnu Taimiyyah*) 

_Dengan khusyu', seseorang juga akan mudah untuk mengerjakan sholat dan rasa cinta pada ibadah sholat akan merasuk dalam jiwanya._ 

▪️ *Asy-Syaikh 'Abdurrohman bin Nashir as-Sa'di rohimahullah* berkata tatkala menafsirkan firman Allah,

وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

*"Dan sesungguhnya sholat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'."*
  (Q.S. Al-Baqoroh: 45)

_"Artinya, sesungguhnya ibadah sholat itu mudah dan ringan bagi orang-orang yang khusyu'. Sebab, kekhusyu'an; rasa takut kepada Allah; dan mengharapkan janji yang ada di sisi-Nya; pasti akan menggerakkan seseorang untuk melaksanakan sholat dan melakukannya dengan kelapangan jiwa karena ia mengharapkan pahala dan takut dari siksa-Nya."_ 

(Taisir al-Karim ar-Rohman, hlm. 51)

*Kekhusyu'an juga merupakan 'ilmu yang sesungguhnya.* _Ibnu Rojab rohimahullah_ berkata saat menjelaskan hadits Abud-Darda' tentang keutamaan 'ilmu agama. 

▫️ Diriwayatkan dari *Ubadah bin Shomit, Auf bin Malik, dan Hudzaifah rodhiyallahu 'anhum*, bahwa mereka seluruhnya mengatakan, 

أَوَّلُ عِلْمٍ يُرْفَعُ مِنَ النَّاسِ: الْخُشُوْعُ حَتَّى لَا تَرَى خَاشِعًا

_'ilmu pertama yang akan diangkat dari manusia ialah kekhusyu'an, sampai kelak kamu akan saksikan tidak ada lagi manusia yang khusyu'_

Kemudian Ibnu Rojab membawakan hadits-hadits lain yang semakna, lalu beliau menjelaskan, 

*"Dalam hadits-hadits ini terdapat keterangan bahwa hilangnya 'ilmu adalah saat hilangnya 'amalan, dan para shahabat menafsirkan dengan hilangnya 'ilmu yang tersembunyi di dalam hati, yaitu kekhusyu'an."*

 (Majmu' Rosa'il Ibnu Rojab, I/16)

✍ -- Penerjemah : Hari Ahadi [Terjemahan Kutaib al-Khusyu' fish Sholah]
@nasehatetam 
#khusyu'

↘️ *Gabung Dan Bagikan:*
📚 https://t.me/salafyonline
🌎 simpellink.com/salafyonline

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃

No comments:

Post a Comment