✒️๐๐ก
MENGENAL GURU-GURU ASY-SYAIKH ROBI' BIN HADIY AL-MADKHOLIY -hafizhohulloh ta'aala-
Di antara guru beliau di Fakultas Syari’ah Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) Madinah adalah,
– Asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul Aziiz bin Baaz rohimahullah. Beliau mengajar kitab Syarh al-Aqidah ath-Thohawiyyah karya al-Imam Ibnu Abil ‘Iz di tahun pertama kuliah, kemudian diserahkan kepada asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin bin Hamd al-‘Abbad hafizhohullah untuk menggantikannya. Sebagaimana pula beliau mengajar kitab Shohih Muslim dan Tafsir Ibnu Katsir di al-Masjid an-Nabawi yang selalu diikuti oleh asy-Syaikh Robi’ hafizhohullah.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin al-Albani rohimahullah. Beliau mengajar hadits dan dirasat al-asanid selama tiga tahun.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad hafizhohullah. Beliau mengajar kitab Bidayah al-Mujtahid selama tiga tahun dan juga Syarh al-Aqidah ath-Thohawiyyah karya al-Imam Ibnu Abil ‘Iz menggantikan asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul Aziiz bin Baaz rohimahullah.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah al-Hafizh al-Muhaddits al-Mufassir al-Ushuli an-Nahwi al-Lughowi al-Faqih Muhammad al-Amin asy-Syinqithi -penulis kitab Adhwaul Bayan– rohimahullah. Beliau mengajar tafsir dan ushul fiqih selama empat tahun.
– Asy-Syaikh Sholih bin Husain al-Iraqi. Beliau salah seorang dosen mata kuliah aqidah.
– Asy-Syaikh al-Muhaddits ‘Abdul Ghoffar Hasan al-Hindi. Beliau mengajar 'ilmu hadits dan mustholah hadits.
รฐ Setelah lulus dari Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) Madinah, beliau ditunjuk oleh asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul Aziiz bin Baaz rohimahullah sebagai pengajar di al-Ma’had ats-Tsanawi (setingkat ‘Aliyah) cabang Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) di Kota Madinah. Kemudian beliau diutus oleh asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul Aziiz bin Baaz rohimahullah ke India bersama asy-Syaikh Sholih bin Husain al-‘Iraqi untuk mengajar di Universitas as-Salafiyyah (al-Jami’ah as-Salafiyyah) selama tiga tahun. Di utus pula bersama beliau pada tahun kedua atau ketiga asy-Syaikh Hadi bin Ahmad Tholibi. Ketika datang masa liburan, beliau pulang berlibur ke Saudi Arabia. Dan, ketika selesai masa liburan tersebut beliau kembali ke India guna menjalankan tugas mengajar kembali. Dari sini, akan terjawab sebuah pertanyaan, “Mengapa jeda antara kelulusan beliau dari program S1 dengan program S2 cukup jauh?”
5.) Setelah sekian tahun mengajar, baik di al-Ma’had ats-Tsanawi cabang Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) Madinah maupun di Universitas as-Salafiyyah (al-Jami’ah as-Salafiyyah) India, akhirnya beliau kembali melanjutkan belajar untuk menempuh program pascasarjana S2 di Universitas King ‘Abdul ‘Aziiz (Jami’ah al-Malik 'Abdil 'Aziiz) cabang Makkah al-Mukarromah -sekarang bernama Universitas Ummul Quro-. Beliau lulus dari program S2 ini pada tahun 1397 H dengan sebuah desertasi yang terkenal dengan judul “Bainal Imamain Muslim wa ad-Daroquthni.”
6.) Setelah itu beliau melanjutkan ke program pascasarjana S3 di universitas yang sama. Pada tahun 1400 H beliau dinyatakan lulus dari program doktoral tersebut dengan predikat mumtaz (istimewa). Desertasi beliau ketika itu adalah tahqiq kitab “an-Nukat ‘ala Kitab Ibn ash-Sholah” karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqolani rohimahullah.
7.) Setelah selesai dari program doktoral, beliau kembali ke Kota Madinah untuk mengajar di Fakultas Hadits Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah). Beliau mengajar mata kuliah hadits dan berbagai cabang 'ilmunya. Sebagaimana pula beliau berkali-kali menjabat kepala bagian as-Sunnah (ro’is qism as-Sunnah) di program pascasarjana. Dari sisi gelar akademis, beliau telah menyandang gelar Profesor Doktor, bahkan beliau telah sampai pada tingkatan “Ustadz Kursi” yaitu guru besar di bidang hadits dan berbagai cabang 'ilmunya.
๐. Dikutip dari :
http://salafy.or.id/blog/2013/11/18/mengenal-lebih-dekat-al-allamah-rabi-al-madkhali-2/
๐. Turut menyebarkan :
๐ค@KEUTAMAANILMU
╚═══════
๐
WhatsApp Salafy Solo
๐ฎ Channel Telegram || https://telegram.me/salafysolo
╚═══════๐๐
No comments:
Post a Comment