๐ *ASAL-USUL YA'JUJ & MA'JUJ*
✔️ Ya’juj dan Ma’juj merupakan anak keturunan Nabi Adam 'alaihis salam (manusia).
๐กDalil yang menunjukkan mereka adalah anak cucu Adam ialah hadits yang diriwayatkan Imam al-Bukhori rohimahullah dari Abu Sa'id al-Khudri rodhiallahu 'anhu dari Rosulullah shollallahu 'alaihi wa sallam,
َُُูููู ุงُููู ุชَุนَุงَูู: َูุง ุขุฏَู
ُ. ََُُููููู: َูุจََّْูู َูุณَุนْุฏََْูู َูุงْูุฎَْูุฑُ ِูู َูุฏََْูู. ََُُููููู: ุฃَุฎْุฑِุฌْ ุจَุนْุซَ ุงَّููุงุฑِ. َูุงَู: َูู
َุง ุจَุนْุซُ ุงَّููุงุฑِ؟ َูุงَู: ู
ِْู ُِّูู ุฃٍَْูู ุชِุณْุนَ ู
ِุงุฆَุฉٍ َูุชِุณْุนَุฉً َูุชِุณْุนَِูู َูุนِْูุฏَُู َูุดِูุจُ ุงูุตَّุบِูุฑُ {َูุชَุถَุนُ ُُّูู ุฐَุงุชِ ุญَู
ٍูۡ ุญَู
ََููุۡง َูุชَุฑَู ูฑَّููุงุณَ ุณَُٰูุฑَٰู َูู
َุง ُูู
ุจِุณَُٰูุฑَٰู َََِّٰูููู ุนَุฐَุงุจَ ูฑَِّููู ุดَุฏِูุฏٌ}. َูุงُููุง: َูุง ุฑَุณَُูู ุงِููู، َูุฃََُّููุง ุฐََِูู ุงَْููุงุญِุฏُ؟ َูุงَู: ุฃَุจْุดِุฑُูุง َูุฅَِّู ู
ُِْููู
ْ ุฑَุฌًُูุง َูู
ِْู َูุฃْุฌُูุฌَ َูู
َุฃْุฌُูุฌَ ุฃًَْููุง
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai Adam.”
Adam menjawab, “Aku sambut panggilan-Mu dan dengan bahagia aku penuhi perintah-Mu, segala kebaikan berada di tangan-Mu."
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Keluarkanlah pasukan penghuni neraka.”
Adam bertanya, “Apa pasukan penghuni neraka itu?”
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Dari setiap seribu orang ada 999 orang.”
Ketika itu anak-anak kecil rambutnya beruban, yang hamil melahirkan kandungannya, dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidak mabuk, tetapi karena 'adzab Allah subhanahu wa ta’ala yang teramat keras.
Para shahabat bertanya, “Wahai Rosulullah, siapa di antara kami yang satu itu?”
Beliau jawab, “Bergembiralah, karena kamu hanya seorang, sedangkan dari kalangan Ya’juj dan Ma’juj seribu orang.” (Shohih Al-Bukhori, “Kitab al-Anbiya”, “Bab Qishshoh Ya’juj Ma’juj”)
๐ Berdasar hadits ini pula, Syaikh 'Abdurrohman as-Sa’di rohimahullah menyatakan bahwa Ya’juj dan Ma’juj adalah keturunan manusia. Kata beliau, “Hadits ini jelas sekali menyatakan bahwa Ya’juj dan Ma’juj adalah keturunan Adam.”
๐ Demikian pula Syaikh Muhammad bin Sholih Al-'Utsaimin rohimahullah dalam Tafsir Surah al-Kahfi menyebutkan bahwa berdasarkan hadits ini, kita mengetahui kesalahan orang yang berpendapat bahwa Ya’juj dan Ma’juj bukan berwujud seperti manusia. Sebagian mereka sangat pendek dan sebagian lagi sangat tinggi tubuhnya. Sebagian telinganya terpentang dan yang lain berlipat. Semuanya merupakan dongeng Isro'iliyat. Tidak boleh kita membenarkan (begitu saja). Harus dikatakan bahwa sesungguhnya mereka termasuk bani Adam (manusia). Hanya saja, mereka bisa jadi berbeda seperti perbedaan (di antara) manusia karena keadaan lingkungannya.
๐ฅ Simak selengkapnya:
๐ https://asysyariah.com/apakah-yajuj-dan-majuj-sudah-muncul/
@asysyariah
#yajuj #majuj
↘️ *Gabung Dan Bagikan:*
๐ https://t.me/salafyonline
๐ simpellink.com/salafyonline
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
No comments:
Post a Comment