TIDUR SAJA DAPAT PAHALA
Berkata Muadz Bin Jabal:
"Aku berharap pahala dengan tidurku sebagaimana aku berharap pahala dengan qiyamul lailku"
Berkata Al Hafidz Ibnu Rojab (menjelaskan ucapan Muadz diatas): "Maksudnya adalah beliau meniatkan tidurnya untuk menguatkan diri untuk qiyamullail di akhir malam sehingga beliau berharap pahala tidurnya sebagaimana dia berharap pahala dengan qiyamullailnya".
Jami'ul 'Ulmum Wal Hikam 655
TIDUR YANG BERNILAI IBADAH
Asy Syeikh Bin Baaz rohimahullah:
(فقد يكون النوم عبادةً إذا أريد به التقوية على طاعة الله)
Bisa jadi tidur dinilai sebagai ibadah jika diniatkan dengannya untuk menguatkan diri untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah.
Selengkapnya : https://www.atsar.id/2017/06/benarkah-tidurnya-orang-berpuasa-itu-ibadah.html
http://www.binbaz.org.sa/noor/8549
@berbagiilmuagama
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
Telegram : t.me/atsarid
Twitter : twitter.com/atsarid
Line : https://line.me/ti/p/%40bqg5243o
YT : https://www.youtube.com/c/AtsarID
Website : www.atsar.id
No comments:
Post a Comment