🔥🔥⚠️DOKUMEN SANGAT SENSITIF: TURKI ERDOGAN PINTU GERBANG ISIS UNTUK MENYEBARKAN OPERASI TEROR DI EROPA
(Erdogan & Bisnis Visa Terorismenya)
https://t.me/tp_alhaq/5174
Dokumen kedua, tertanggal 21 Shofar 1437 (3 Desember 2015) adalah konten yang sama tetapi atas nama teroris bayaran Ali Hamoud al-Essa.
Turki Adalah Rute Aman Bagi Tentara Bayaran ISIS Untuk Mencapai Eropa Dan Sebaliknya
Jelas dari dokumen-dokumen ini, yang diperintahkan langsung oleh Baghdadi, bahwa tentara bayaran harus pergi ke Jerman melalui Turki untuk mengatur kegiatan teror mereka di Eropa.
Sebelumnya, ada banyak dokumen dan bukti bahwa tentara bayaran yang datang ke Suriah dari Rusia, Afrika Utara dan seluruh dunia, dan melakukan pembantaian di Suriah dan Iraq, memasuki wilayah Suriah melalui negara Turki dan Presiden Erdogan. Mereka disuplai dengan senjata dan amunisi dari dalam wilayah Turki.
Misalnya, seorang tentara bayaran bernama ilyas Aydin, dijuluki Abu Ubaidah, yang ditangkap sebelumnya pada Mei 2019, menunjuk hubungan antara ISIS dan negara Turki di perbatasan, terutama hubungan antara #ISIS dan #Erdogan.
"Kami dulu berdagang di perbatasan dengan intelijen Turki"
"Perbatasan berada di bawah kendali kami, kami berhubungan dengan dinas intelijen Turki, MIT, dan kami mengadakan pertemuan dengan mereka, kami membeli semuanya mulai dari bahan peledak, bahan kimia, obat-obatan, dan merawat yang terluka melalui Turki," kata Abu Ubaidah.
https://t.me/tp_alhaq/5095
Para teroris bayaran, ilyas Aydin mengatakan, pada saat itu ISIS mengorganisir masuknya unsur-unsur teroris ke Suriah melalui Turki, serta serangan yang mereka lakukan melalui negara Turki. "Itulah sebabnya ada organisasi khusus ISIS di Turki," katanya.
Hubungan Antara Intelijen Turki Dan Cabang ISIS Di Turki
Agar tentara bayaran ISIS mengatur praktik kotor mereka dan mengatur hubungan luar negeri mereka dengan cara yang halus dan terkoordinasi, tentara bayaran membuka organisasi khusus di Turki sebagai "Kantor Turki", atau apa yang mereka sebut "Tabel Turki" dan menyiapkan kader mereka sendiri.
"Daftar serangan yang seharusnya dilakukan sejak awal disampaikan kepada intelijen Turki," kata ilyas Aydin, "yang menyerahkan daftar itu kepada intelijen Turki adalah 'Abdurrohman Alaguz, yang termasuk di antara mereka yang melakukan operasi teror."
Selain itu, mantan utusan AS untuk Koalisi Internasional melawan ISIS, Brett McGurk, pada seminar 20 Oktober, mengungkapkan hubungan antara ISIS dan Turki, dengan mengatakan: "Saya mengelola kampanye koalisi internasional melawan ISIS. Turki telah mengeluarkan 40.000 idzin (untuk masuk ke Suriah bergabung dengan ISIS). Mereka datang dari 110 negara ke bandara Turki kemudian menuju ke perbatasan Suriah."
"Kekholifahan ISIS ada di perbatasan Turki," kata Brett McGurk. "Kami bekerja dengan Turki dan mengunjungi Turki lebih dari negara lain untuk mendesak mereka menutup perbatasan, tetapi mereka tidak melakukannya. Pejabat Turki mengatakan mereka tidak bisa menutup perbatasan meskipun permintaan koalisi dilakukan berulang kali."
https://t.me/tp_alhaq/4990
Pengakuan pembelot mengungkapkan bahwa ISIS telah mendirikan sebuah kamp pelatihan untuk pelaku bom bunuh diri di daerah perbatasan antara #Suriah dan Turki. "Dia berada di kamp ini dan melihat kelompok-kelompok yang menerima pelatihan militer dan keahlian lalu mengirim mereka ke Libanon, Libya dan kota-kota lain di Timur Tengah," kata seorang tahanan Perancis.
https://bit.ly/2QHqN6k
#ISIL #Daesh #IslamicState #داعش #ISIS #IM #Trump #erdogan #skandal
No comments:
Post a Comment