◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah
๐๐ฟ๐๐ฟ๐๐ฟ๐๐ฟ๐๐ฟ๐
Pertemuan ke 10
๐ SIMAK DAN CATATLAH.. ✏
Lanjutan... *Sifat Wudhu' Nabi (bagian 1)*
๐ Apa Faidah Yang Di Ambil Dari Hadits Ke 7?
▪️⑴. Disyari'atkannya mencuci kedua telapak tangan tiga kali sebelum memasukkannya kedalam bejana/wadah.
▪️⑵. Disukainya untuk mendahulukan yang kanan sebelum yang kiri.
▪️⑶. Disyari'atkannya
ⓐ berkumur-kumur,
ⓑ istinsyaq (memasukan air ke hidung),
ⓒ istintsar (mengeluarkan air dari hidung) dan ini dilakukan secara tertib (berurutan).
▪⑷. Mencuci wajah tiga kali, dan batasan wajah yakni :
ⓐ dari tempat tumbuhnya rambut sampai ke bawah dagu, termasuk janggut (ini untuk batasan panjangnya), dan
ⓑ dari telinga kanan ke telinga kiri (ini untuk batasan lebarnya), demikian pula dalam berkumur-kumur, istinsyaq, dan istintsar tiga kali, karena hidung dan mulut termasuk bagian dari wajah.
▪️⑸. Mencuci kedua tangan sampai ke siku dan bersama sikunya juga dicuci tiga kali.
▪️⑹. Mengusap seluruh kepala sekali saja, dari depan sampai ke tengkuk belakang, kemudian mengembalikkannya lagi dari belakang ke depan.
▪️⑺. Mencuci kedua kaki sampai mata kaki dan bersama mata kakinya juga dicuci tiga kali.
▪️⑻. Wajibnya tartib (berurutan) dalam wudhu'. Dan Allah ta'ala meletakkan perintah mengusap kepala diantara anggota-anggota wudhu' lainnya yang dicuci, karena memperhatikan tartib.
▪️⑼. Dari hadits ini menjelaskan kepada kita tentang sifat wudhu' Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam yang sempurna.
▪️⑽. Disyari'atkannya sholat dua roka'at setelah wudhu'.
▪️⑾. Bahwa sebab sempurnanya sholat adalah menghadirkan hati ketika menghadap Allah ta'ala. Dan didalamnya ada anjuran untuk ikhlash (memurnikan ibadah) hanya untuk Allah ta'ala serta peringatan dari tidak diterimanya sholat karena sebab terlalaikan perkara dunia, dan siapa yang terbetik dibenaknya perkara dunia maka hendaknya segera ditolak dan mengembalikannya untuk khusyu' dalam sholat.
▪️⑿. Keutamaan wudhu' yang sempurna, dan merupakan sebab diampuninya dosa-dosa.
▪️⒀. Pahala yang dijanjikan yakni diampuninya dosa-dosa yang telah lalu bergabung pada dua perkara, yaitu
ⓐmelakukan sifat (tata cara) wudhu' yang sempurna dan
ⓑsholat dua raka'at dengan khusyu' dan ikhlash, para 'ulama menerangkan bahwa dosa-dosa yang telah lalu yang diampuni adalah dosa-dosa kecil, adapun dosa-dosa besar maka disyaratkan padanya taubat. Wallahu a'lam.
๐ฅ๐ Simak faidah lainnya dalam audio kajian, klik: http://bit.ly/2oYclrZ
๐ PDF Taysiirul 'Allaam: https://goo.gl/qgJNnE
๐ Insyaa Allah, kajian berlanjut ke hadits 8.
๐๐ Umdatul Ahkam
๐ Channel Telegram: t.me/umdatu_alahkam
๐ *Diposting ulang hari Selasa, 21 Robi'ul Awwal 1441 H / 19 November 2019 M*
๐ _Media Ittibau Rasulillah:_
๐ Situs Blog:
https://ittibaurasulillah.blogspot.com
๐ฒ Follow Instagram:
http://instagram.com/ittiba_urasulillah
๐ Join Channel telegram:
https://t.me/Ittiba_uRasulillah
๐ฎ *WhatsApp Ittiba`u Rasulillah*
•┈┈┈┈•◈◉✹❒๐❒✹◉◈•┈┈┈┈•
No comments:
Post a Comment