Tuesday, February 11, 2020

keutamaan birrul walidain

πŸ’πŸŽ KEUTAMAAN BAKTI KEPADA ORANG TUA
•┈┈•┈┈•⊰✿🏑✿⊱•┈┈•┈┈•

Birrul walidain memiliki banyak keutamaan dan kebaikan di dunia dan di akhirat.

πŸ”Έ Birrul walidain adalah wasiat Allah Robbul ’aalamin.
         Allah subhanahu wata’ala berfirman yang artinya, “Dan Kami wasiatkan (perintahkan) kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya.” [Q.S. Luqman: 14]

πŸ”Έ Birrul walidain adalah sifat kaum mu'minin, bahkan inilah sifat para Nabi dan Rosul.
        Allah menyanjung Nabi Yahya bin Zakariya dengan sifat ini. Allah berfirman yang artinya, “Dan (Yahya) banyak berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.” [Q.S. Maryam: 14]
         Demikian pula, 'Isa bin Maryam ‘alaihis salam adalah Rosul yang sangat berbakti pada Ibundanya, Maryam. Allah berfirman mengisahkan ucapan 'Isa, “Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) sholat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku…” [Q.S. Maryam: 31-32]

πŸ”Έ Birrul walidain adalah sebab mendatangkan keridhoan Allah subhanahu wata’ala.
         Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Ridho Allah tergantung kepada ridho orang tua.” [H.R. Tirmidzi. Hadits ini shohih menurut Ibnu Hibban dan Hakim].

πŸ”Έ Birrul walidain adalah 'amalan yang Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam sebutkan sebelum jihad fi sabilillah. Ya, 'amalan ini lebih utama dari jihad fi sabilillah.
         Ibnu Mas’ud rodhiyallahu 'anhu mengatakan, “Aku bertanya kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam, ‘Amalan apakah yang paling utama? Beliau mengatakan, Sholat pada waktunya. Aku bertanya kembali, Kemudian apa setelahnya?vBeliau menjawab, Birrul walidain. lalu aku bertanya, Kemudian apa lagi wahai Rosulullah? Beliau mengatakan, Jihad fi sabilillah.” [H.R. Al Bukhori dan Muslim]

πŸ”Έ Birrul walidain adalah pintu yang sangat lebar bagi seseorang untuk masuk ke dalam Jannah. 
         Sungguh kerugian yang besar manakala seorang sempat menjumpai kedua orang tuanya dan berkesempatan berbakti kepada keduanya atau salah seorang dari keduanya namun ia tidak mampu meraih Jannah. Sebagaimana Jibril pernah berdo'a, “Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah satu keduanya di masa tua namun dia tidak bisa masuk dalam Jannah.” Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam kemudian mengaminkan do'a Jibril.

πŸ”Έ Allah subhanahu wata’ala menyebutkan hak kedua orang tua beriringan dengan hak Allah subhanahu wata’ala.
          Allah berfirman yang artinya, “Dan Robbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” [Q.S. Al Isra : 23]

πŸ”Έ Allah akan mudahkan urusannya dan dimudahkan mendapatan jalan keluar di saat problematika menimpa.
           Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam pernah mengabarkan sebuah kisah tentang tiga orang Bani Isroil yang terperangkap dalam sebuah gua. Salah seorang di antara mereka adalah seorang yang sangat berbakti kepada kedua orang tua. Di saat kesempitan, ia pun berdo'a kepada-Nya. Doanya terkabul dengan sebab birrul walidain, Allah bantu mereka di kala sempit. Allah geser batu besar yang menutup mulut gua.

πŸ“‘ Bukti-bukti nyata dalam kehidupan banyak kita jumpai.
πŸ“ˆ Allah muliakan mereka yang berbakti kepada kedua orang tua.
πŸ“‰ Sebaliknya, Allah timpakan kejelekan bagi mereka yang durhaka kepada keduanya.

Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq-Nya kepada kita untuk berbakti kepada orang tua. Aamiin.

[Al Ustadz Rijal bin Isnaini, Lc]

Disadur dengan perubahan dari http://tashfiyah.com/keutamaan-bakti-kepada-orang-tua/
•┈┈•┈┈•⊰✿πŸ“š✿⊱•┈┈•┈┈•

Tag: #birrulwalidain #baktiorangtua

🌎 Kunjungi website kami tashfiyah.com

πŸ“± Mari bergabung di
Channel Resmi Majalah Tashfiyah
bit.ly/tashfiyah

No comments:

Post a Comment