‼️💥❌❌SUKU KURDI DI SURIAH MAYORITAS MUSLIM SUNNI
(Ketika Islam dan Jihad Hanya Dijadikan Kedok Politik Teror Imperialisme Penjajah Erdogan)
Dia menggambarkan dirinya sebagai pemimpin kaum muslimin, pewaris kekuasaan Dinasti Turki Ottoman, yang dahulunya wilayah Suriah merupakan wilayah Ottoman. Ambisinya untuk mencaplok negara tetangganya tak tertahankan lagi, setelah ISIS tak mampu lagi bertahan, bendera Turki dikibarkan oleh pasukan Erdogan setiap menguasai sejengkal demi sejengkal tanah negara lain yang dikobarkan padanya peperangan berdarah-darah sampaipun menggunakan senjata kimia fosfor putih yang terlarang.
Erdogan memprovokasi rakyat Turki dan menjustifikasi peperangannya terhadap etnis Kurdi di Suriah Utara dan mencaplok kediaman mereka yang harus dihadapi dengan kekerasan sebagai orang-orang kafir sembari menukil ayat Al-Qur'an untuk meyaqinkan pengikutnya. Benarkah mereka orang-orang kafir (semuanya)?
Nukilan:
"Suku Kurdi di Suriah adalah kelompok etnis terbesar kedua di negara itu (sekitar 10% pada 2013) dan sebagian besar adalah Muslim Sunni. [11] Mayoritas tinggal di timur laut, berbatasan dengan Iraq dan Turki. Ada juga komunitas Kurdi yang lebih kecil di Suriah tengah, diikuti oleh Kobani dan Afrin. Di ibukota Damaskus mereka di Arabisasi dan tidak berbicara bahasa Kurdi dengan baik. [11] Satu-satunya wilayah di mana suku Kurdi menjadi mayoritas adalah Governorat Hasakah, dimana mereka membentuk 60% dari populasi. [11]
Pada tahun 1979 Dr. Nikolaos van Dam mengklaim bahwa Kurdi Suriah (membentuk 8,5% dari populasi) hampir seluruhnya adalah Muslim Sunni. [5] Pada 1991, Profesor Alasdair Drysdale dan Profesor Raymond Hinnebusch juga mengatakan bahwa sekitar 8,5% negara ini dibentuk oleh Kurdi Muslim Sunni. [4] Baru-baru ini, Dr. Pierre Beckouche mengatakan bahwa sebelum 2011 Kurdi Muslim Sunni membentuk 9-10% dari total populasi negara itu. [3]
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Religion_in_Syria
#erdogan_kafirkan_etnis_kurdi #turki #teroris #takfiri #ikhwanul_muslimin #ikhwani #IM #kurdi #muslim
No comments:
Post a Comment