🌎 https://www.fawaidsolo.com
╚═══════🔎📚
💎 SIAPAKAH SYAIKH ROBI' ITU?
|●JAWABAN BAGI PARA PENCELA SYAIKH 'ALLAMAH ROBI' BIN AL MADKHOLY HAFIZHOHULLAH●|
1⃣ Syaikh 'Allamah Ibnu Baaz رحمه الله mengatakan:
Syaikh Robi' termasuk 'ulama pilihan ahlus sunnah wal jama'ah. Dikenal bahwa beliau dari 'ulama ahlus sunnah. Dan dikenal pula karya karyanya maupun fatwa fatwanya.
[Dari rekaman berjudul
ثناء العلماء على الشيخ ربيع
Sanjungan Para 'Ulama Terhadap Syaikh Robi']
2⃣ Syaikh 'Allamah Al Albany رحمه الله berkata:
Sesunguhnya pemegang bendera Jarh Wat Ta'dil pada hari hari di masa sekarang yang sebenar benarnya adalah saudara kami Doktor Robi'. Sementara orang orang yang membantah beliau tidaklah mereka dengan 'ilmu sama sekali. Sedangkan 'ilmu ada pada beliau.
[Rekaman berjudul
الموازنات بدعة العصر
Manhaj Muwazanah adalah bid'ah yang muncul masa ini]
Syaikh Albany juga berkata:
Mereka yang mengkritik dua syaikh yang kami sebutkan tadi (yaitu syaikh Muqbil Al Wadi'y dan Syaikh Robi' Al Madkholy) mungkin jahil (tidak tahu), maka perlu diberitahu. Mungkin juga pengikut hawa, maka kita berlindung kepada Alloh dari kejahatannya. Dan kita mohon kepada Alloh عز وجل agar Dia tunjuki orang itu atau agar Dia patahkan punggungnya.
[س. الهدى والنور (٨٥١)]
3⃣ Syaikh 'Allamah Muhammad bin Sholih Al 'Utsaimin رحمه الله mengatakan tentang orang yang mencela Syaikh Robi':
Kami memandang bahwa orang itu keliru dan salah besar. Syaikh Robi' itu termasuk 'ulama Sunnah dan ahlul khoir, aqidahnya selamat dan manhajnya lurus. Hanya saja karena beliau mengkritik penyimpangan sebagian tokoh yang dianggap oleh sebagian orang, maka mereka mencelanya dengan aib aib tersebut.
[ Rekaman berjudul كشف اللثام]
4⃣ Syaikh 'Allamah Muqbil Al Wadi'y رحمه الله berkata:
Syaikh Robi' bin Hadi Al Madkholy adalah salah satu di antara ayat ayat Alloh dalam hal mengenali hizbiyyun.
[تحفة القريب المجيب]
5⃣ Syaikh 'Allamah Muhammad bin 'Abdil Wahhab Albanna رحمه الله mengatakan:
Saya katakan; Sesungguhnya Syaikh Robi' bin Hadi adalah Yahya bin Ma'in zaman ini.
[الثناء البديع]
Beliau juga mengatakan:
Saya dan kalian mengetahui siapa salafy dan siapa yang bukan salafy. Demikian pula kita mengetahui bahwa seseorang itu salafy dan istiqomah di zaman ini adalah dengan kecintaannya kepada Syaikh Robi'. Bahkan demikian juga menurut selain kita.
[مسائل العلامة محمد البنا]
6⃣ Syaikh 'Allamah Ahmad bin Yahya An Najmy رحمه الله:
Maka orang yang mencela Syaikh Robi' itu pertanda bahwa ia seorang mubtadi', bahwa ia mendukung para mubtadi' dan membela ahli bid'ah.
[فتوى عبر الهاتف ١٢]
7⃣ Syaikh 'Allamah Zaid bin Hady Al Madkholy رحمه الله berkata:
Bantahan bantahan yang ditegakkan oleh Syaikh Robi' adalah jihad dalam rangka meninggikan kalimatul haq. Dan itu merupakan nasihat bagi kaum muslimin, terkhusus para thullabul 'ilmi pemula maupun yang semisal mereka di antara orang orang yang tidak perhatian untuk meluaskan pengetahuan di bidang aqidah dan manhaj maupun rudud (bantahan terhadap faham menyimpang), agar mereka tidak terjatuh ke dalam larangan dan bahaya.
[مقدمة كتاب جماعة واحدة لا جماعات]
8⃣ Syaikh 'Allamah Ubaid bin 'Abdillah Al Jabiry حفظه الله berkata:
Jika kalian mendengar orang yang mencela salah seorang di antara 'ulama Sunnah, entah itu Syaikh Robi' atau yang lain di antara 'ulama yang dikenal berpegang dengan Sunnah dan menda'wahkannya, maka itu pertanda bahwa ia mubtadi'. Maka berlindunglah diri darinya serta lepas tanganlah kalian darinya dan tinggalkanlah.
[كلمة للسلفيين في بيرمنجهام]
[Dauroh Ilmiyah Ke 9 di kota Damam]
📕 Copas dari grup
مرحبا يا طالب العلم
✍Alih bahasa:
Abu Yahya Muslim
»Selengkapnya di:
🖋FIK
●Channel Telegram Forum_ilmiyahKarangAnyar
------------💎------------
🔑 Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo
------------💎------------
🌎 https://www.fawaidsolo.com
╚═══════🔎📚
🌤📜📚💡
MENGENAL ASY-SYAIKH ROBI' BIN HADIY AL-MADKHOLIY -hafizhohulloh ta'aala-
♦ Nama dan Nasab Beliau
Beliau adalah asy-Syaikh al-‘Allamah al-Muhaddits Hamil Rayati al-Jarh wa at-Ta’dil Prof. Dr. Robi’ bin Hadi bin Muhammad Umair al-Madkholi. Al-Madkholi disandarkan kepada Kabilah al-Madakhilah, salah satu kabilah yang masyhur di wilayah Jazan yang terletak di bagian selatan Kerajaan Saudi Arabia. Al-Madakhilah termasuk salah satu dari kabilah-kabilah Bani Syubail, dan Syubail adalah keturunan Yasyjub ibn Qohthon.
♦ Tempat dan Kelahiran Beliau
Beliau dilahirkan di sebuah desa kecil yang bernama al-Jaradiyah. Desa ini terletak + 3 KM di sebelah barat Kota Shomithoh, dan sekarang telah masuk wilayah Shomithoh). Beliau dilahirkan di penghujung tahun 1351 H (83 tahun yang lalu). Satu setengah tahun setelah kelahiran beliau, sang ayah meninggal dunia. Sehingga beliau tumbuh dan berkembang sebagai anak yatim, di bawah asuhan seorang ibu yang baik lagi mulia. Sang ibu memperhatikan beliau dengan sebenar-benarnya, mendidik beliau dengan pendidikan yang bagus, menanamkan kepada beliau akhlaq yang mulia seperti kejujuran dan menjaga amanah. Sebagaimana pula senantiasa menghasung beliau untuk menunaikan sholat dan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Semua itu berjalan dengan pengawasan paman beliau dari pihak ayah.
♦ Latar Belakang Pendidikan Beliau
1.) Ketika memasuki usia delapan tahun, beliau masuk di halaqoh ta'lim di desa tempat beliau tinggal. Di antara bidang studi yang beliau pelajari adalah khoth (menulis arob) dan qiro’atul Qur’an. Guru beliau di bidang studi khoth (menulis arob) adalah asy-Syaikh Syaiban al-‘Arisyi, al-Qodhi Ahmad bin Muhammad Jabir al-Madkholi, dan Muhammad bin Husain Makki. Sedangkan guru beliau di bidang qiro’atul Qur’an adalah asy-Syaikh Muhammad bin Muhammad Jabir al-Madkholi.
2.) Setelah itu beliau belajar di al-Madrosah as-Salafiyyah di Kota Shomithoh. Di antara guru beliau adalah asy-Syaikh Muhammad bin Muhammad Jabir al-Madkholi yang mengajar bidang studi tauhid dan tajwid. Demikian pula asy-Syaikh al-‘Alim al-Faqih Nashir Kholufah Thoyyasy Mubaroki, seorang 'ulama’ kesohor murid senior asy-Syaikh al-Qor’awi rohimahullah yang mengajar kitab Bulughul Marom dan Nuzhotun Nazhor karya al-Hafizh Ibnu Hajar rohimahullah.
3.) Pada tahun 1376 H (1955 M), beliau masuk di al-Ma’had al-‘ilmi di Kota Shomithoh. Di ma’had tersebut, beliau belajar dari sejumlah 'ulama’ terkemuka, antara lain;
– Asy-Syaikh al-‘Allamah Hafizh bin Ahmad al-Hakami rohimahullah.
– Asy-Syaikh Muhammad bin Ahmad al-Hakami rohimahullah.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah Ahmad bin Yahya an-Najmi rohimahullah.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah Dr. Muhammad Aman bin ‘Ali al-Jami rohimahullah.
– Asy-Syaikh al-Faqih Muhammad Shoghir Khomisi rohimahullah.
Pada penghujung tahun 1380 H, beliau lulus darinya.
4.) Pada awal tahun 1381 H (1960 M), beliau masuk di Fakultas Syari’ah Universitas Muhammad bin Su’ud (Jami’ah al-Imam Muhammad bin Su’ud) di Kota Riyadh, Ibu Kota Kerajaan Saudi Arabia. Setelah berjalan sebulan, sebulan setengah atau dua bulan, beliau mendengar bahwa di Kota Madinah berdiri Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) yang direktori oleh asy-Syaikh al-‘Allamah Muhammad bin Ibrohim Alusy Syaikh rohimahullah -Mufti ‘Am Kerajaan Saudi Arabia saat itu- dengan Wakil Rektor asy-Syaikh al-‘Allamah 'Abdul ‘Aziiz bin Baaz rohimahullah. Akhirnya beliau memutuskan pindah ke Kota Madinah dan belajar di Fakultas Syari’ah Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah). Setelah menempuh masa belajar empat tahun tepatnya hingga tahun 1384 H (1963 M), beliau dinyatakan lulus dari progam S1 dengan predikat mumtaz (istimewa).
📝 Dikutip dari :
http://salafy.or.id/blog/2013/11/18/mengenal-lebih-dekat-al-allamah-rabi-al-madkhali-2/
📇 Turut menyebarkan :
●Channel Telegram KEUTAMAANILMU
------------💎------------
🔑 Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo
------------💎------------
🌎 https://www.fawaidsolo.com
╚═══════🔎📚
✒️📚💡
MENGENAL GURU-GURU ASY-SYAIKH ROBI' BIN HADIY AL-MADKHOLIY -Hafizhohullah ta'aala-
Di antara guru beliau di Fakultas Syari’ah Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) Madinah adalah,
– Asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul 'Aziiz bin Baaz rohimahullah. Beliau mengajar kitab Syarh al-Aqidah ath-Thohawiyyah karya al-Imam Ibnu Abil ‘Iz di tahun pertama kuliah, kemudian diserahkan kepada asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin bin Hamd al-‘Abbad hafizhohullah untuk menggantikannya. Sebagaimana pula beliau mengajar kitab Shohih Muslim dan Tafsir Ibnu Katsir di al-Masjid an-Nabawi yang selalu diikuti oleh asy-Syaikh Robi’ hafizhohullah.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin al-Albani rohimahullah. Beliau mengajar hadits dan dirasat al-asanid selama tiga tahun.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad hafizhohullah. Beliau mengajar kitab Bidayah al-Mujtahid selama tiga tahun dan juga Syarh al-Aqidah ath-Thohawiyyah karya al-Imam Ibnu Abil ‘Iz menggantikan asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul 'Aziiz bin Baaz rohimahullah.
– Asy-Syaikh al-‘Allamah al-Hafizh al-Muhaddits al-Mufassir al-Ushuli an-Nahwi al-Lughowi al-Faqih Muhammad al-Amin asy-Syinqithi -penulis kitab Adhwaul Bayan– rohimahullah. Beliau mengajar tafsir dan ushul fiqih selama empat tahun.
– Asy-Syaikh Sholih bin Husain al-Iraqi. Beliau salah seorang dosen mata kuliah aqidah.
– Asy-Syaikh al-Muhaddits ‘Abdul Ghoffar Hasan al-Hindi. Beliau mengajar 'ilmu hadits dan mustholah hadits.
ð Setelah lulus dari Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) Madinah, beliau ditunjuk oleh asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul 'Aziiz bin Baaz rohimahullah sebagai pengajar di al-Ma’had ats-Tsanawi (setingkat ‘Aliyah) cabang Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) di Kota Madinah. Kemudian beliau diutus oleh asy-Syaikh al-‘Allamah ‘Abdul 'Aziiz bin Baaz rohimahullah ke India bersama asy-Syaikh Sholih bin Husain al-‘Iraqi untuk mengajar di Universitas as-Salafiyyah (al-Jami’ah as-Salafiyyah) selama tiga tahun. Di utus pula bersama beliau pada tahun kedua atau ketiga asy-Syaikh Hadi bin Ahmad Tholibi. Ketika datang masa liburan, beliau pulang berlibur ke Saudi Arabia. Dan, ketika selesai masa liburan tersebut beliau kembali ke India guna menjalankan tugas mengajar kembali. Dari sini, akan terjawab sebuah pertanyaan, “Mengapa jeda antara kelulusan beliau dari program S1 dengan program S2 cukup jauh?”
5.) Setelah sekian tahun mengajar, baik di al-Ma’had ats-Tsanawi cabang Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah) Madinah maupun di Universitas as-Salafiyyah (al-Jami’ah as-Salafiyyah) India, akhirnya beliau kembali melanjutkan belajar untuk menempuh program pascasarjana S2 di Universitas King ‘Abdul ‘Aziiz (Jami’ah al-Malik 'Abdil 'Aziiz) cabang Makkah al-Mukarromah -sekarang bernama Universitas Ummul Quro-. Beliau lulus dari program S2 ini pada tahun 1397 H dengan sebuah desertasi yang terkenal dengan judul “Bainal Imamain Muslim wa ad-Daroquthni.”
6.) Setelah itu beliau melanjutkan ke program pascasarjana S3 di universitas yang sama. Pada tahun 1400 H beliau dinyatakan lulus dari program doktoral tersebut dengan predikat mumtaz (istimewa). Desertasi beliau ketika itu adalah tahqiq kitab “an-Nukat ‘ala Kitab Ibn ash-Sholah” karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqolani rohimahullah.
7.) Setelah selesai dari program doktoral, beliau kembali ke Kota Madinah untuk mengajar di Fakultas Hadits Universitas Islam (al-Jami’ah al-Islamiyyah). Beliau mengajar mata kuliah hadits dan berbagai cabang 'ilmunya. Sebagaimana pula beliau berkali-kali menjabat kepala bagian as-Sunnah (ro’is qism as-Sunnah) di program pascasarjana. Dari sisi gelar akademis, beliau telah menyandang gelar Profesor Doktor, bahkan beliau telah sampai pada tingkatan “Ustadz Kursi” yaitu guru besar di bidang hadits dan berbagai cabang 'ilmunya.
📝 Dikutip dari :
http://salafy.or.id/blog/2013/11/18/mengenal-lebih-dekat-al-allamah-rabi-al-madkhali-2/
📇 Turut menyebarkan :
●Channel Telegram KEUTAMAANILMU
------------💎------------
🔑 **
No comments:
Post a Comment