════════════════════
💎 DO'A PILIHAN DARI NABI 💎
════════════════════
☝💦🏡 PERMOHONAN EMPAT HAL YANG MULIA ❗
Dari 'Abdullah bin Mas'ud rodhiyallahu 'anhu, bahwa Rosulullah ﷺ biasa membaca do'a :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى، وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
Allaahumma inni as-alukal hudaa wat tuqoo wal 'afaafa wal ghinaa
"Ya Allah sesungguhnya hamba memohon pada-Mu hidayah, ketaqwaan, 'iffah, dan kecukupan." HR. Muslim (2721)
Do'a permohonan ini merupakan satu di antara sejumlah do'a yang mengandung permohonan yang amat agung, sebagaimana Rosulullah ﷺ telah memohon dengan do'a ini sepatutnya pula kita juga memohon pada Allah dengan do'a ini.
Makna Permohonan Hidayah dan Taqwa
Hidayah bermakna petunjuk. Sedangkan taqwa berasal dari kata bahasa arob "Wiqooyah", yang berarti pelindung. Sehingga saat seseorang meminta hidayah itu berarti dia meminta petunjuk dari Allah. Dan saat seseorang meminta "taqwa" itu berarti dia sedang meminta penjagaan dari Allah. Lalu hidayah apa yang kita minta dan perlindungan dari apa yang kita mohon? Simak keterangan Ath-Thibiy rohimahullah berikut ini (baca : Tuhfatul Ahwadzi, IX/461).
Berkata Ath-Thibiy rohimahullah :
"Disebutkannya hidayah dan ketaqwaan begitu saja dalam do'a ini; agar melingkupi (1) Semua bentuk hidayah/petunjuk yang diperlukan oleh seorang hamba baik dalam urusan dunianya, akhiratnya, maupun akhlaqnya. Dan (disebutkannya taqwa begitu saja) agar (2) mencakup semua hal yang mesti dihindari oleh seseorang dari perkara kesyirikan, kemaksiatan, dan akhlaq rendahan."
Makna 'Iffah dan Kecukupan
Berkata Imam Nawawi rohimahullah :
"Makna 'afaaf dan 'iffah : membersihkan diri dan menahan jiwa dari perkara yang harom. Sedang makna kecukupan : kecukupan hati, rasa tidak butuh pada manusia dan yang ada pada mereka." (Al Minhaj, XVII/4)
'Ulama Mengatakan Tentang Do'a Ini
Jika kita merenungi do'a ini, tentu kita bakal jumpai bahwa tidak seorang pun hamba melainkan sangat butuh terhadap do'a ini.
- Dalam urusan akhirat, tatkala dihadapkan dengan sebuah 'amalan dan akhlaq mulia : dia perlu hidayah Allah agar bisa tergerak melakukannya. Sedang dalam urusan dunia, saat dia dihadapkan dengan kebingungan dalam pekerjaan, jodoh, usaha : dia pun perlu hidayah Allah agar bisa memilih dan menjalankan yang terbaik.
- Tatkala dihadapkan dengan keinginan berbuat maksiat : dia perlu pemberian taqwa dari Allah agar bisa terhindar dari maksiat itu.
- Tatkala dihadapkan dengan bentuk-bentuk pekerjaan dan penghasilan harom : dia perlu sifat 'iffah agar kuat meninggalkannya.
- Dan tatkala dihadapkan dengan kondisi susah : dia perlu rasa "cukup" di hati sehingga tidak menyandarkan harapannya kepada makhluk.
Oleh karenanya, sampai-sampai asy-Syaikh 'Abdurrohman as-Si'diy rohimahullah mengatakan :
"Do'a ini termasuk do'a yang paling lengkap dan paling bermanfaat. Terkandung di dalamnya permohonan kebaikan dunia dan akhirat." (Bahjatu Qulubil Abror, hlm. 249)
•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
✍🏼 Tenggarong di Pagi 16 04 1439 / 03 01 2018, Hari Ahadi
〰〰➰〰〰
▶️ Mari ikut berda'wah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlash insyaa Allah dapat pahala.
•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
No comments:
Post a Comment