:: KISAH NABI UZAIR DALAM ISLAM ::
Hidup Kembalinya SANG PEMBARU BANI ISROIL
Allah subhanahu wa ta’ala selama 100 tahun lamanya. Kemudian, dengan hikmah-Nya, Allah subhanahu wa ta’ala pun kembali menghidupkannya. Benar, ia hidup kembali setelah kematiannya. Lebih dari itu, ketika ia kembali menemui kaumnya, ia pun melakukan suatu hal yang sangat besar dan sangat berharga untuk mereka. Bagaimana tidak?! Taurat, kitab suci mereka, yang di masa-masa penyerangan sang durjana Bukhtanashor telah dilenyapkan, dikembalikan dan diperbarui lagi olehnya.
Ya, dialah Uzair. Si pembaru bagi Bani Isroil.
Kalau kita cermati, sebenarnya nama Uzair telah tersebut di dalam Al Qur’an. Cobalah tengok surat At Taubah ayat 30.
Allah subhanahu wa ta’ala mengungkapkan yang artinya, “Orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Uzair adalah anak Allah. Dan orang-orang Nashora mengatakan bahwa Al Masih adalah anak Allah. Inilah ucapan yang muncul dari mulut-mulut mereka yang menyerupai ucapan orang-orang kafir sebelumnya. Semoga Allah membunuh mereka. Bagaimana mungkin mereka tertipu?”
Baca selengkapnya :
https://www.atsar.id/2020/02/kisah-nabi-uzair-dalam-islam.html
@atsarid | @majalah_qudwah
No comments:
Post a Comment