🔥 CELAAN THOLA'AT ZAHRON TERHADAP DUA SHAHABAT YANG MULIA ABU UBAIDAH IBNUL JARROH DAN KHOLID IBNUL WALID 🔥
Dia mengatakan, "Jihad Kholid Ibnul Walid dan Abu Ubaidah Ibnul Jarroh tidak sebanding sedikitpun dengan jihad Sholahuddin al-Ayyubi terhadap orang-orang Nashoro."
https://t.me/jujurlahselamanya/1459
🔥 BANTAHAN AL-'ALLAMAH AL-FAUZAN TERHADAP UCAPAN THOLA'AT ZAHRON 🔥
🛑 Pertanyaan: Bolehkah mengutamakan apa yang dilakukan oleh Sholahuddin al-Ayyubi atas apa yang dilakukan oleh Kholid Ibnul Walid dan Abu Ubaidah rodhiyallahu 'anhuma?
✅ Jawaban: Para shahabat tidak ada seorangpun yang lebih utama dibandingkan dengan mereka, para shahabat tidak ada seorangpun yang lebih mulia dari mereka, tidak ada seorangpun setelah mereka yang bisa mencapai keutamaan mereka."
https://youtu.be/fpqkl77DGtA
🔥 BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGUTAMAKAN SIAPA SAJA YANG DATANG SETELAH PARA SHAHABAT ATAS MEREKA 🔥
Al-Imam 'Abdullah bin al-Mubarok rohimahullah ditanya, "Siapakah yang lebih mulia, apakah Mu'awiyah atau 'Umar bin 'Abdul 'Aziiz?"
Beliau menjawab, "Debu yang masuk ke hidung kuda Mu'awiyah ketika menyertai Nabi shollallahu 'alaihi wa sallam masih lebih baik dibandingkan orang yang semisal dengan 'Umar bin 'Abdul 'Aziiz sekian dan sekian kali."
📖 Mirqotul Mafatih Syarh Misykatul Mashobih, 1/84
https://t.me/jujurlahselamanya/1462
🔥 TAMPARAN KERAS DI WAJAH-WAJAH PARA FANATIKUS MUHAMMAD BIN HADI YANG LEBIH BURUK DARI HADDADIYYAH 🔥
Salah seorang musho'fiqah alias fanatikus Muhammad bin Hadi yang gegar otak dan dungu telah menulis pembelaan untuk Thola'at Zahron yang telah merendahkan shahabat Nabi shollallahu 'alaihi wa sallam, bukannya membela para shahabat yang mulia.
Berikut ini bantahannya:
Pada ucapan Thola'at Zahron tidak ada yang memalingkan dari wajah aslinya! Bahkan itu merupakan perendahan kedudukan para shahabat yang mulia. Mereka telah berjihad dan berperang di jalan Allah, mereka memiliki keutamaan bershahabat dengan Nabi shollallahu 'alaihi wa sallam dan persaudaraan dengan beliau, membela beliau dan membela Islam, serta menda'wahkan agama Allah yang itu semua termasuk hal-hal yang menjadikan mereka lebih utama dibandingkan selain mereka yang datang setelah mereka.
Dalam cuplikan suaranya tersebut tidak ada rekayasa ataupun memotong sesukanya. Dan cuplikan tersebut bukan berasal dari ceramah berjudul "Tarikh Ummatina" sebagai yang engkau klaim atau yang diklaim oleh gurumu si pencela shahabat tersebut. Dan ini menunjukkan bahwa engkau mendengar dan mengulang-ulangnya seperti burung beo kata orang.
Cuplikan video tersebut diambil dari ceramah panjang berjudul "Syarh Aqidah ar-Roziyain" ceramah no. 6 dan telah dishare di youtube di channel Thola'at Zahron tertanggal 21 Oktober 2019. Berikut ini linknya:
https://www.youtube.com/watch?v=AUdM5K9OEpA
Engkau juga bisa masuk melalui channel tersebut melalui situs resminya di bawah ini, agar jangan sampai kalian mengatakan bahwa channel tersebut tidak resmi!
http://www.rahek.com/
Bagaimana engkau menyarankan agar merujuk kepada ceramah berjudul "Tarikh Ummatina" padahal ucapan tersebut tidak ada sama sekali di dalamnya?!
Apakah engkau menyarankan kepada orang lain sesuatu yang engkau sendiri tidak melakukannya dan tidak mengetahuinya?!
Mana buah yang engkau dapatkan dari merujuk kepada ceramah tersebut, sementara engkau sendiri sama sekali tidak menelaah dan tidak mendengarkannya, sementara ucapan gurumu yang dibantah tersebut tidak berasal darinya?!
Apakah engkau ingin menyesatkan orang lain dan mendustakan fakta sebenarnya?!
Subhanallah, membela para shahabat menurut kalian telah termasuk menjadi perkara yang memalingkan dari menuntut 'ilmu syar'i dan mengembalikan manusia kepada kesyirikan dan kegelapan, membuat fitnah dan menanamkannya di tengah-tengah para penuntut 'ilmu dan orang-orang awwam serta mencemarkan kehormatan para 'ulama dengan kedustaan-kedustaan yang bathil
Saya sarankan dirimu agar mendengarkan ceramah "Syarh Aqidah ar-Roziyain" no. 6, terkhusus sejak menit 35:40 agar engkau mengetahui bahwa engkau adalah seorang pendusta dan bahwasanya gurumu memang telah mencela shahabat!
Jadi sebagaimana yang telah saya katakan kepadamu bahwa cuplikan video tersebut berasal dari ceramah tersebut, dan bukan berasal dari ceramah berjudul "Tarikh Ummatina"!
Ini dari saya, dan bukan berasal dari Abu Juwairiyyah si Haddadi yang busuk itu. Dan ucapan sebelum dan setelahnya ada.
Kami tunggu taubatmu dari kedustaan!
Dan juga kami tunggu pembelaanmu terhadap para shahabat!
✒ Ditulis oleh: Abul Baro' bin Ibrohim
https://t.me/jujurlahselamanya/1473
No comments:
Post a Comment