Friday, November 15, 2019

sebab terbesar kerusakan di muka bumi

๐Ÿ’ฆ๐ŸŒŠ๐ŸŒช *ORANG BERIMAN SELALU MEYAQINI KERUSAKAN DAN BENCANA DI MUKA BUMI AKIBAT DARI KEMAKSIATAN DAN KESYIRIKAN*
~~~~~~~~~~~~~~~~•√

๐ŸŽ™ Ibnul Qoyyim al-Jauziyah rohimahullah berkata:

"Dan firman Allah Ta'ala:

{ ูˆَู„َุง ุชُูْุณِุฏُูˆุง۟ ูِู‰ ูฑู„ْุฃَุฑْุถِ ุจَุนْุฏَ ุฅِุตْู„َٰุญِู‡َุง } 

_dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah perbaikan padanya._ Q.S. Al-A'roof: 56.

๐Ÿ’กMayoritas ahli tafsir menyatakan,"Janganlah kamu melakukan kerusakan di dalamnya dengan kemaksiatan-kemaksiatan dan berdo'a untuk mena'ati selain Allah, setelah Allah memperbaikinya dengan mengutus para Rosul, menerangkan syari'at, dan berda'wah untuk mena'ati Allah. 

❗Sehingga sungguh beribadah kepada selain Allah, berdo'a kepada selain-Nya, dan berbuat syirik kepada-Nya adalah sebesar - besar kerusakan di muka bumi. *Bahkan kerusakan di bumi sejatinya tidak lain disebabkan kesyirikan pada-Nya dan menyelisihi perintah-Nya*. 

Allah Ta’ala berfirman :

{ ุธَู‡َุฑَ ูฑู„ْูَุณَุงุฏُ ูِู‰ ูฑู„ْุจَุฑِّ ูˆَูฑู„ْุจَุญْุฑِ ุจِู…َุง ูƒَุณَุจَุชْ ุฃَูŠْุฏِู‰ ูฑู„ู†َّุงุณِ} 

_Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia._ Q.S. Ar-Ruum: 41.

▪'Athiyah berkata tentang Tafsir ayat:
๐Ÿœ "Janganlah kalian bermaksiat di bumi sehingga Allah menahan hujan dan menghancurkan pertanian dengan sebab kemaksiatan-kemaksiatan kalian."

▪Dan bukan hanya seorang dari salafush sholih yang menuturkan :

"Apabila hujan tidak turun maka sungguh hewan-hewan melata melaknat para pelaku maksiat dari bani Adam dan berucap,"Ya Allah laknatlah mereka karena bumi kering tandus dan hujan tidak turun dengan sebab mereka!"

Secara menyeluruh, maka :
❌kesyirikan, 
❌ berdo'a kepada selain Allah, 
❌menegakkan peribadatan kepada selain Allah, 
❌ mena'ati tokoh panutan selain Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam 

๐Ÿ‘‰๐Ÿป๐Ÿ’ฅ adalah kerusakan terbesar di muka bumi.

☝๐ŸปDan tidak akan ada kebaikan padanya dan untuk penghuninya KECUALI :
▪Allah semata yang dijadikan sesembahan dan do'a hanya ditujukan kepada-Nya bukan untuk yang selain-Nya, 
▪ keta'atan dan Ittiba'(pengikutan) hanya kepada Rosul-Nya, tidak bisa tidak. Adapun yang selain beliau, tidak lain ketaatan padanya ketika ia menyeru untuk menaati Rosulullah. 

❗Sehingga jikalau ia (tokoh panutan itu) memerintahkan untuk memaksiati beliau dan menyelisihi syari'atnya maka tidak ada "mendengar dan ta'at". Karena Allah telah memperbaiki bumi dengan (pengutusan) Rosul-Nya, agama-Nya, menyeru untuk mentauhidkan-Nya, dan melarang dari merusaknya dengan perbuatan syirik kepada-Nya dan menyelisihi Rosul-Nya.

๐Ÿ”Ž๐ŸŒ Siapapun yang merenungi keadaan-keadaan alam niscaya akan menemui bahwa *segala kebaikan di bumi dikarenakan tauhid (pengesaan) dan beribadah kepada Allah serta menaati Rosul-Nya.* 

๐ŸŒŠ๐ŸŒช ๐ŸŒ‹ Dan bahwasannya *seluruh kejelekan di alam, musibah, bala bencana, kekeringan, berkuasanya musuh Allah dan yang lainnya maka disebabkan penyelisihan terhadap Rosul-Nya dan berdo'a kepada selain Allah serta (tidak mena'ati) Rosul-Nya.*"

๐Ÿ“– *Badaai'ul Fawaaid, Ibnul Qoyyim, 3/ 518 - 519.*
••••••••
๐Ÿ“‘ Alih Bahasa :
Al Ustadz Abu Yahya Al Maidani hafizhohullah.||salafy sumatera
~~~
____๐Ÿ“ก ๐Ÿ“ฒ *Forum Ahlussunnahsalafiyyah*.
Berbagi Faidah 'ilmiyah dari Asatidzah Ahlussunnah Wa Jama'ah, Yok join & share ke Saudara,teman dan Relasi,๐Ÿ“ฒ https://t.me/ahlussunnahsalafiyah.
▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️

No comments:

Post a Comment