.:
🚇 INI DIA SEJARAH MAULID NABI YANG SEBENARNYA : Benarkah yang Merayakan Maulid Nabi Pertama Kali Adalah Raja Al-Muzhoffar, Penguasa Kota Irbil?
Diedarkan sebuah tulisan, bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan Maulid Nabi adalah Raja Abu Sa’id al-Muzhoffar Penguasa Irbil, wafat tahun 184 H!!
Propaganda dengan mengatasnamakan sejarah ini perlu dijawab, Bahwa tidak benar Raja al-Muzhoffar tersebut wafat pada tahun 184 H. Namun yang benar adalah dia lahir tahun 549, wafat tahun 630 H!! Yakni wafat pada abad ke-7 hijriah.
🔥 Bahwa yang pertama kali MEMBUAT perayaan Maulid Nabi adalah kerajaan Bani Ubaidiyyah (yang menamakan dirinya Bani Fathimiyyah) di Mesir, yang berkuasa pada 362 – 567 H.
Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh para pakar sejarah. Di antaranya oleh Taqiyyuddin al-Miqrizi, dalam kitabnya yang berjudul “al-Mawa’izh wa al-i’tibar bi Dzikri al-Khuthoth wa al-Aatsaar”. Pada 1/490, al-Miqrizi mengatakan,
“Para Kholifah Dinasti Fathimiyyah memiliki banyak hari raya dan peringatan sepanjang tahun, yaitu :
💥 Peringatan Awal Tahun,
💥 Hari 'Asyuro'
💥 Maulid Nabi — shollallahu 'alaihi wa sallam —
💥 Maulid 'Ali bin Abi Tholib
💥 Maulid al-Hasan
💥 Maulid al-Husein
💥 Maulid Fathimah az-Zahro
💥 Maulid Kholifah yang sedang berkuasa
💥 Malam awal Rojab
💥 Malam Nishfu Rojab
💥 Malam awal Sya’ban
💥 Malam Nishfu Sya’ban
….. dst.” demikian keterangan dari al-Miqrizi
Jadi, Perayaan Maulid Nabi yang pertama kali mengadakan adalah Dinasti Ubaidiyyah.
Tahukah Anda siapakah Bani/Dinasti Ubaidiyyah (yang menamakan diri sebagai Dinasti Fathimiyyah) ini?
👉🏻 Mereka adalah berpaham Syi’ah Rofidhoh.
👉🏻 Mereka telah :
• Mencela para nabi
• Mencela dan benci terhadap para shahabat
• Mencela para salaf.
Seorang ‘ulama ahli sejarah, al-Imam Adz-Dzahabi rohimahullah telah menegaskan tentang Daulah Ubaidiyyah,
“Mereka (Daulah Ubaidiyyah) membalik Islam, menampakkan (manhaj) Rofidhoh, dan menyembunyikan madzhab Isma’iliyyah (salah satu sekte ekstrim dalam Syi’ah, pen).”
Al-Qodhi ‘Iyadh berkata tentang Daulah Ubaidiyyah,
“Para ‘ulama di negeri Qoirowan telah sepakat bahwa kondisi Bani ‘Ubaid (penguasa di Daulah Ubaidiyyah) adalah kondisi ORANG-ORANG MURTAD DAN PARA ZINDIQ.”
@ManhajulAnbiya
No comments:
Post a Comment