📝💡📚 *BOLEHKAH MELAKUKAN PERBUATAN SYIRIK JIKA DIANGGAP TERBUKTI MEMBERI MANFAAT?*
Pertanyaan: Seseorang sakit keras dan semakin parah sakitnya, dia telah pergi ke semua dokter namun Allah belum memberikan kesembuhan untuknya melalui mereka, dan dia pergi kepada seseorang yang melakukan tawassul, istighotsah, dan tabarruk dengan orang-orang yang diqubur, lalu Allah memberikan kesembuhan untuknya melalui orang yang melakukan tawassul ini. Maka apakah pergi kepada orang ini boleh? Perbuatan ini berulang kali dan manusia menjadikannya sebagai pelajaran dan telah tertanam di benak mereka bahwa dia bisa menyembuhkan manusia dengan cara melakukan perbuatan-perbuatan syirik kepada Allah. Kita berlindung kepada Allah darinya. Bagaimana hukum agama dalam hal tersebut?
Jawaban: Harom pergi kepada orang yang melakukan perbuatan-perbuatan syirik, seperti berdo'a kepada orang-orang yang telah diqubur dan istighotsah kepada mereka untuk mendapatkan kesembuhan dengan do'anya dan ruqyahnya dan semisalnya, walaupun sebagian orang mendapatkan manfaat dengan cara tersebut. Karena sesungguhnya hal itu terkadang bertepatan dengan taqdir sehingga dianggap terjadi dengan sebab orang ini. Dan terkadang sakitnya karena perbuatan para syaithon, lalu mereka menggodanya agar meminta kesembuhan kepada orang-orang musyrik itu dan pergi kepada mereka, kemudian jika dia telah meminta kesembuhan kepada mereka maka mereka berhenti menyakitinya.
📖 Fatawa al-Lajnah ad-Daimah, jilid 1 hlm. 170-171, fatwa no. 732
@fawaidsolo
#syirik #manfaat
↘️ *Gabung Dan Bagikan:*
📚 https://t.me/salafyonline
🌎 simpellink.com/salafyonline
🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃
No comments:
Post a Comment